Sumber: Dekdok, KOPMA Dewantara Upgris
Koperasi Mahasiswa (KOPMA) Dewantara Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan studi banding ke KOPMA UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Sabtu, 19 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan, mempererat hubungan antarkoperasi mahasiswa, serta meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan unit usaha melalui pertukaran pengalaman dan pengetahuan. Rombongan KOPMA Dewantara memulai perjalanan dari Semarang pada pukul 06.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih empat jam, rombongan tiba di KOPMA UIN Sunan Kalijaga sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut hangat oleh jajaran pengurus KOPMA UIN Sunan Kalijaga. Penyambutan tersebut menjadi awal terjalinnya silaturahmi dan kerja sama yang baik antara kedua koperasi mahasiswa.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi pembukaan yang diawali oleh sambutan dari Ketua Pengawas KOPMA UIN Sunan Kalijaga. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Pengawas KOPMA Dewantara, Ketua Umum KOPMA UIN Sunan Kalijaga, serta Ketua Umum KOPMA Dewantara. Dalam sambutannya, masing-masing pihak menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan studi banding dan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana berbagi pengalaman. Setelah sesi sambutan selesai, peserta menyaksikan penayangan video profil KOPMA UIN Sunan Kalijaga yang menampilkan sejarah berdirinya koperasi, struktur organisasi, program kerja, serta berbagai unit usaha yang dimiliki. Melalui penayangan tersebut, peserta memperoleh gambaran mengenai sistem pengelolaan koperasi yang diterapkan oleh KOPMA UIN Sunan Kalijaga.
Kegiatan
kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama dalam suasana hangat dan penuh
keakraban. Setelah itu, peserta mengikuti Focus Group Discussion (FGD)
yang dibagi berdasarkan bidang masing-masing. Dalam sesi ini, setiap bidang
berdiskusi secara mendalam mengenai program kerja, pengembangan sumber daya
manusia, pengelolaan organisasi, strategi usaha, hingga berbagai tantangan yang
dihadapi selama menjalankan kepengurusan. Forum diskusi ini menjadi wadah
bertukar informasi, pengalaman, dan solusi yang dapat diterapkan untuk
pengembangan koperasi mahasiswa di masa mendatang.
Sumber: Dekdok, KOPMA Dewantara Universitas PGRI Semarang
Sebagai
rangkaian penutup kegiatan studi banding, peserta melakukan kunjungan ke unit
usaha atau toko milik KOPMA UIN Sunan Kalijaga. Pada sesi ini, peserta dapat
melihat secara langsung sistem operasional usaha, pengelolaan produk, serta
strategi pelayanan yang diterapkan. Kunjungan tersebut memberikan wawasan baru
yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan unit usaha KOPMA Dewantara. Setelah
seluruh agenda studi banding selesai, rombongan KOPMA Dewantara melanjutkan
perjalanan menuju pusat oleh-oleh khas Yogyakarta. Kegiatan ini dimanfaatkan
peserta untuk membeli berbagai produk khas daerah sebagai buah tangan sekaligus
mengenal lebih dekat potensi usaha lokal yang berkembang di Kota Yogyakarta.
Selanjutnya,
rombongan mengunjungi kawasan wisata Malioboro. Di lokasi tersebut, peserta
menikmati suasana khas Kota Yogyakarta serta memanfaatkan waktu untuk
beristirahat dan mempererat kebersamaan antaranggota. Momen ini menjadi salah
satu pengalaman yang berkesan dalam rangkaian kegiatan studi banding karena
memberikan kesempatan bagi peserta untuk menikmati sisi budaya dan pariwisata
Yogyakarta. Menjelang malam hari, setelah waktu Magrib, rombongan KOPMA
Dewantara bersiap meninggalkan Yogyakarta dan kembali menuju Semarang. Seluruh
rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari peserta
maupun tuan rumah.
Melalui
kegiatan studi banding ini, KOPMA Dewantara memperoleh banyak pengetahuan baru
mengenai pengelolaan organisasi, pengembangan unit usaha, serta strategi
peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi
sarana untuk mempererat hubungan dan membangun jaringan antarkoperasi mahasiswa
guna menciptakan kolaborasi yang bermanfaat di masa mendatang. Diharapkan hasil
dari kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi KOPMA Dewantara untuk terus
berkembang sebagai koperasi mahasiswa yang profesional, inovatif, dan berdaya
saing.